Ini bukan cerita cinta yg manis dan romantis seperti cerita Romeo dan Juliet. Ini cerita cinta yang rumit.
Aku mempunyai teman namun bisa dibilang sebagai sahabatku (dia). Lalu aku berkenlanan denganmu, dan diapun berkenalan denganmu. Aku dan kamu berteman, selayaknya teman biasa. Tetapi kamu dan dia semakin dekat melebihi dekatnya aku dengan kamu.....
Hari itu (aku tidak tahu pastinya) aku tau tentang ini. Kamu menyukai dia (sahabatku sendiri). Aku memang menyukaimu . Tetapi, setelah ku tau semua ini aku mengubur dalam-dalam perasaanku ini terhadapmu. Beberapa lama dia mengetahui bahwa kamu menyukainya bahkan menyayanginya. dan dia pun menyayangimu. Waktu terus berjalan begitupun kisah mereka (kamu & dia).
Cukup lama mereka menghabiskan waktu bersama. Perasaanku terhadapmu hilang begitu saja bagaikan tertiup angin. Mereka mengukir cerita cinta yang indah. Bagaimana tidak, mereka bisa dibilang sebagai pasangan kekasih yg sempurna.
Waktu terus berjalan..
Tetapi ternyata dia menyukai orang lain. dan hubungan kalian berakhir.
Kamu dan aku mulai kembali dekat. Pada saat itu, hubungan kamu dengan dia sangat berubah. Kamu dan dia menjadi teman biasa. Di saat hubungan kalian berakhir aku bagaikan jembatan penghubung anatara kamu dan dia. Aku menyampaikan sesuatu dari kamu ke dia,dan dari dia ke kamu.
Pada saat itu, kamu dan aku mulai kembali dekat. Hampir setiap harinya kamu mengirim pesan kepadaku untuk menceritakan segalanya tentang dia. Akupun membalas semua pesan singkatmu, dengan saran-saran yang menurutku benar.
Setiap hari aku mendengarkan semua keluh kesahmu, tentang perasaanmu padanya, segalanya tentang dia. Begitupun dengan dia, dia menceritakan segalanya tentang kamu walaupun tidak setiap hari.
Waktu terus berjalan.. Kamu mulai melupakan sedikit demi sedikit semua tentang dia.
Kami semakin dekat. Hubungan kami pun bisa dibilang lebih dari sekedar teman biasa, mungkin sahabat ataupun ...........
Kamu menceritakan segalanya tentang hidupmu, segala sesuatu yg kamu alami. Terkadang aku juga menceritakan tentang hidupku padamu. Kami (aku & kamu) saling bertukar cerita tentang hidup kami masing-masing. Kadang kami (aku & kamu) saling mengejek satu sama lain.
Hari itu (tidak tahu kapan) kamu bilang kalau ada yang suka sama aku, kamu bilang kalo ada yg sayang sama aku. Tak lama kemudian, aku tahu kalo ternyata orang yg dimaksud kamu itu adalah kamu. Akupun tak percaya dengan semua ini.
"Apa yang buat kamu suka aku?" "Ko kamu bisa suka aku?" Tapi kamu cuma jawab : "gatau, namanya juga perasaan".
Aku bener-bener gatau aku harus ngapain, aku gatau sikap aku ke kamu harus kaya gimana. aku bingung dan aku bener-bener gatau (dalam hati).
Terkadang perkataan kamu itu muncul di otakku, dan aku selalu berfikir bagaimana semestinya sikapku padamu.
Dan pada saat aku lagi sedih kamu hadir dan menemaniku. Bahkan kamu tau bahwa aku sedang sedih, padahal aku tidak memberitahumu. Itu membuatku semakin nyaman bersamamu. Dan saat itu pula aku semakin tidak ingin kamu pergi dari hidupku.
lalu aku berfikir, apakah aku menyayangimu ? TIDAAAAKKK! itu tidak boleh terjadi. Ini sulit!!!!
*** di sekolah ***
Diam-diam aku memperhatikanmu tanpa kamu sadari, beruntung sekali rasanya kamu tidak mengetahui itu. Pada saat kamu menatapku, dan aku menatapmu. Aku hanya berdiam diri, Tidak ada yg bisa ku lakukan selain berdiam diri. Aku kembali memperhatikanmu, melihat apapun yang kamu kerjakan.
Disaat pulang sekolah, aku menunggumu. Saat kau sudah pulang sekolah, barulah aku pulang (tanpa kau sadari, ini semua karna kamu).
****
Suatu hari, aku membuka salah satu jejaring sosial. Aku selalu membuka punyamu. mencari tahu segala tentangmu.
Itu yang selalu aku kerjakan saat aku membuka jejaring sosial ini. dan ternyata dia, mengirim suatu obrolan kepadamu.
Lalu aku segera memberitahumu. lalu mereka (kamu dan dia) mengobrol melalui jejaring social ini. Aku membaca percakapan mereka (kamu dan dia), ternyata sangat berbeda sengan obrolanmu kepadaku.
Disaat kita sedang mengobrol, kamu sering menceritakan tentang dia. Aku berusaha menutupi segalanya, aku berusaha bersikap biasa di depan kamu walaupun sebenarnya aku tak suka...
Ternyata dia hadir kembali ke dalam hidupmu, disaat aku telah merasa nyaman denganmu.
Dia juga sering menghubungimu. aku cuma bisa diam, diam dan diaaam.
Memang aku menutupi perasaanku padamu, memang aku membohongi perasaanku sendiri padamu. Tapi apa yang bisa aku lakukan ? AKU HANYA BISA DIAM. Keadaan yang membuat ini menjadi semakin sulit.
Aku tahu kamu sangat bimbang dan ragu.. Aku pun merasakan hal yg sama, aku bingung apa yg harus aku lakukan.
mungkin
Mungkin kamu menjadikanku sebagai pelarian cintamu padanya. Mungkin kamu tidak tahu bahwa aku menyayangimu. Mungkin kamu hanya mengaggapku sebagai temanmu saja. :'
Lalu aku sadar dan bahkan sangat sadar bahwa : aku dan dia benar-benar berbeda dari segi apapun, cuma dia yang kamu sayangi dan cintai, dan cuma dia yang bisa buat kamu bahagia. :'
Di sini aku belajar banyak hal, secara tidak langsung kamu yg mengajariku tentang semua ini.
Aku belajar bahwa perasaan memang tidak bisa dipaksakan. Aku juga belajar bahwa aku harus menyayangi orang dengan tulus.
Walaupun aku menyayangimu, aku (sangat) membutuhkanmu tetapi (mungkin) hanya dia yang bisa membuatmu bahagia.
Jika kamu bahagia aku pun ikut bahagia :'')
Terimakasih banyak buat kamu yang udah ngajarin aku banyak hal, makasih juga kamu selalu ada buat aku dan nemenin aku saat aku lagi sedih :)
Aku gatau kisah ini akan berakhir bagaimana, karna ini memang belum berakhir.
Aku hanya bisa menerima kenyataan ini dan berdoa. Ini doaku : YaAllah jangan pisahkan aku sama dia (kamu). Aku butuh dia karna dia selalu ada buat aku disaat aku senang maupun sedih. Aku masih butuh dia:')Kalaupun nantinya dia kembali lagi bersama orang yang dia sayangi dan dia cintai, aku ikhlas.. Semoga kamu bisa bahagia bersama dia :')Tapi aku harap kita (aku & kamu) bisa selalu dekat walaupun tanpa adanya status.. Dan, aku harap kamu selalu ada buat aku :')
ini kisah seseorang yang tetap menyanyangi orang yang dia sayangi walaupun dia tahu orang yang dia sayangi tidak menyayanginya :')
"Disetiap cerita cinta, pasti selalu ada yang tersakiti"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar